ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN DATA KLIEN
(Studi Kasus Kantor Notaris dan PPAT Kabupaten Bantul)
(Studi Kasus Kantor Notaris dan PPAT Kabupaten Bantul)
Salah satu kebutuhan yang sangat besar
mengenai teknologi informasi sekarang ini adalah kebutuhan sistem informasi.
Dengan fasilitas ini, maka memudahkan dan membantu mengatasi
permasalahan-permasalahan aktifitas dan pekerjaan manusia. Dengan kata lain
fasilitas ini dapat meningkatkan efektifitas dan efisien karena manfaatnya
cukup besar.
Fasilitas
yang membutuhkan sistem informasi salah satunya adalah kantor Notaris dan PPAT.
Saat ini masyarakat sudah semakin kritis, dan membutuhkan sosok yang amanah,
adil, dan mampu melindungi hak seseorang. Notaris dan PPAT merupakan jasa yang
sangat membantu masyarakat yang berhubungan dengan benda tetap ataupun benda
bergerak. Selain itu juga memudahkan para pengusaha kecil atau besar untuk
pembuatan Akta Pendidirian.
Untuk melayani kebutuhan jasa dalam bidang
hukum, meningkatkan efisien kerja dan menyelesaikan proyek tepat pada waktunya.
Tanpa adanya sistem informasi sehingga kesulitan dalam pengurutan,
pengelompokan dan pencarian data-data menjadi
kurang tepat.
Dengan latar belakang tersebut, penulis berharap
dapat memberikan solusi tentang sistem informasi dibidang kenotariatan, yaitu “Analisis Sistem Pengolahan Data Klien
(Studi Kasus Kantor Notaris dan PPAT)”. Dan menjadikan
solusi tersebut memudahkan aktifitas dalam fasilitas-failitas yang diberikan.
B. Rumusan
Masalah
Dalam
penelitian ini rumusan masalahnya adalah:
1.
Arsip data klien yang belum tertata sehingga menyulitkan
dalam pencarian data-data tertentu.
2.
Penyusunan laporan yang masih kurang valid karena arsip
data yang kurang baik.
C. Batasan
Masalah
Ditinjau
dari luasnya permasalahan yang ada, maka penelitian ini memiliki batasan,
antara lain :
a.
Proses
pengelolaan data klien notaris
dan PPAT Irma Fauziah, SH yang meliputi:
1.
Data PPAT
2.
Register
3.
Surat bawah tangan yang didaftarkan
4.
Surat bawah tangan yang disahkan
b.
Proses
pembuatan laporan setiap bulan notaris dan PPAT.
D. Input, Output, Data
1. Input
1. Input
Input yang diperlukan dalam sistem penyewaan
alat-alat berat adalah :
a. Klient
Klien disini berfungsi sebagai inputan yang
bertujuan untuk hak akses dalam menjalankan sistem informasi penyewaan
alat-alat berat.
b. Admin
Admin merupKn inputan yang bertujuan untuk hak
akses dalam menjalankan sistem informasi penyewaan alat-alat berat.
c. Objek (alat-alat berat)
Objek merupakan alat-alat berat yang mempunyai
tujuan dalam inputan yang akan disewakan oleh klien.
2.
Output
Output disini berfungsi untuk dokumentasi dan
bukti penting dalam sistem informasi penyewaan alat-alat berat, yang terdiri
dari :
a. Laporan
Ø Laporan data klien
Ø Laporan data alat-alat berat
Ø Laporan data sewa
Ø Laporan data kembali
b. Nota
Ø Nota sewa
Ø Nota kembali
3.
Data
Data yang akan ada pada sistem informasi penyewaan
alat-alat berat adalah :
a. Data klien
b. Data objek
c. Data notariil
d. Data PPAT
e. Data proses notariil
f. Data proses PPAT
g. Data laporan
Anggota Kalompok :
1. 3105111457_ Erlina Khoirinida _ erlinakhoirinida.blogspot.com .
3. 310111447_Maulana Akbar Wicaksono_maulana00.blogspot.com







0 komentar:
Posting Komentar